Perkembangan Harga yang Tak Terduga
Raspberry Pi 5 versi 16GB kini dijual dengan harga $385, melonjak $80 dari harga sebelumnya. Ini merupakan lanjutan dari rantai peningkatan harga yang terus berlanjut sejak lama, dengan konfigurasi yang awalnya diluncurkan pada $120 kini sudah melebihi tiga kali lipat harganya.
Dampak Krisis RAM pada Industri
Kenaikan harga ini bukan kejadian isolir. Industri memori menghadapi krisis stok yang berkepanjangan, dipicu oleh permintaan yang meledak dari sektor AI, data center, dan komputasi edge. Raspberry Pi Foundation telah memodifikasi strategi pemasaran mereka untuk mensinkronkan dengan ketersediaan bahan baku.
Dampak bagi Komunitas dan Pengembang
Bagi pengembang pemula dan proyek open-source, peningkatan harga ini menantang. Namun, versi 8GB dan 4GB tetap menjadi opsi yang lebih terjangkau untuk belajar dan proyek-proyek ringan. Sisi lain, peningkatan harga juga mencerminkan nilai yang semakin dihargai oleh performa tinggi dalam komputasi edge.
Compute Module 5 juga Terluka
Tidak hanya Raspberry Pi 5 standar, versi Compute Module 16GB juga mengalami peningkatan harga yang signifikan. Modul ini dirancang untuk aplikasi industri dan embedded, di mana stabilitas dan performa adalah prioritas utama.
Kesimpulan dan Outlook
Meskipun krisis RAM terus menguasai lapisan atas industri semicondutor, Raspberry Pi tetap menjadi pilihan yang solid untuk mereka yang mencari komputasi arm dengan efisiensi daya. Dengan harga yang naik, pengguna harus mempertimbangkan spesifikasi yang sebenarnya mereka butuhkan sebelum melakukan investasi.
Disadur dan dikurasi secara bebas dari liputan The Verge (Tech & Culture)